Senin, 12 November 2018

Ceteknya Ilmu Agama Ku

Menurutku dunia jaman now ini adalah dunia dimana 5W1H itu bisa diketahui semudah genggaman tangan. 5W1H? Apa itu? Pasti tau dong what, who, why, when, where, how (pelajaran kalimat tanya klo baru awal-awal belajar bahasa inggris). Siapapun yang punya smartphone dengan kuota pasti bisa langsung menjawab rasa penasarannya atas pertanyaan apapun. Bahkan untuk sekedar kepo-kepo kehidupan orang lain pun gampang-gampang aja sekarang. 

Tapi beribu yang disayangkan terkadang sering aku malah kepoin atau nyari tau hal-hal yang ngga bermanfaat, bermanfaat cuma untuk rasa penasaran doang. Bukannya aku nyari tau tentang ilmu agama. Okelah kalau ada postingan tentang yang berbau islami aku baca-baca tapi ya hanya lewat. Mungkin lalainya lebih besar, mungkin setannya lebih kuat, ya tapi setidaknya aku sadar jadi kalau udah bablas aku stop buat kepo. Untungnya sekarang keponya ke orang-orang yang sholeha sambil nanya, "kapan ya aku bisa kayak gitu?". Jawabannya cuma satu, "sekarang". Tapi ya gitu hanya lewat lagi. *ya ilahh

Ternyata untuk istiqomah itu susah-susah-gampang. Yang pertama kita harus meninggalkan kebiasaan yang jelek. Misalnya hal terkecil mulai dari cara berpikir (kepo dalam hati, nyinyirin orang dalam hati), merubah kebiasaan juga susahnya luar biasa lho (denger musik, nonton drakor, nonton gosip), apalagi membentuk kebiasaan yang baru (melakukan semua yang baik (diridhoi Allah)). Kok aku kedengaran kayak orang yang gak ada bagus-bagusnya wkwkwk. 

Pokoknya gitu deh, aku merasa ilmu agama ku cetek. Padahal buku-buku dibeli, apa-apa yang pingin tau tinggal dicari via internet, youtube bertebaran video ceramah, mudah banget sekarang tuh. Cuma ternyata eh ternyata aku yang malas. Hiks banget khannn? Padahal aku cuma harus selangkah demi selangkah maju, kayak jalan pelan-pelan. Nggak harus lompat jauhhh. 

Sekian curcol tengah malam mak-mak ketika anaknya udah tidur. Semoga menjadi muslimah sholeha.. aamiin ya Rabb. ^^

Selasa, 24 April 2018

Stimulasi / Melatih Bayi Tengkurep

Assalamu'alaikum ...

Dear para new mommies atau mommies-mommies diluar sana, pastinya senang sekali kan bila bayi kita mempunyai perkembangan yang cepat tapi jangan jadikan itu sebagai tujuan yang harus-harus banget ya karena tentu saja setiap bayi mempunyai perkembangannya masing-masing. Takutnya nanti malah kecewa ke diri sendiri dan si bayi ehh malah jadi baby blues sayang banget yah mom. Jangan jadikan anak bahan kompetisi dengan anak lain yah mom ^^

Nah, salah satu perkembangan bayi yang ditunggu-tunggu diawal tumbuh kembangnya adalah tengkurep. Tengkurep juga disetiap bayi beda-beda usia. Ada yang cepat banget di 2 bulan (apakah 1 bulan sudah ada?) dan dari beberapa sumber paling lama 6 bulan mom. Anakku sendiri diusia 5 bulan baru bisa mom, lama kan ya? Iya lama banget. Aku dan anggota keluarga pastinya sudah menanti-nantikan. Tapi tetap percaya sama kemampuan anak dan terus latih anak. 

Terus bagaimana caranya melatih anak agar bisa tengkurep? Aku selalu latih dengan memiringkannya ke kanan atau ke kiri, dan selalu tummy time. Mom juga bisa menaruh bayi ditempat yang luas misalkan tempat tidur yang besar, atau di lantai yang telah diberi alas yang empuk. Jangan menaruh bayi di tempat tidurnya yang kecil karna ruang geraknya terbatas. Mungkin ini yang menyebabkan bayiku agak telat yah mom, sampai usia 3 bulan aku suka naruh di tempat agak sempit. Letakkan mainan disampingnya juga bisa yah mom dengan harapan bayi tertarik dan belajar memiringkan badan untuk menggapainya. 

Menurutku ajarkan dan latih bayi untuk tengkurep tapi tetap beri kepercayaan pada bayi kapan dia benar-benar mampu melakukannya. Bagaimana dengan mom, apa saja usaha yang mom lakukan agar bayi cepat tengkurep? Dan usia berapa bayi mom bisa melakukannya? Siapa tau bisa dipraktikkan bila ada anak selanjutnya :)

Rabu, 28 Maret 2018

Resep Sedehana : Bihun Goreng

Assalamu'alaikum ...

Setelah sekian lama enggak nulis apa-apa di blog sekarang mau sering-sering buat nyampah di blog mari hahaha. Cerita dikit nih ya, anak bayi umur 13 bulan lagi tidur siang dan mama sekarang lagi berangkat umroh jadilah siang ini aku sendirian di rumah. Pilih antara tidur siang atau bikin sesuatu di dapur, alhamdulillah jiwa ibu-ibunya keluar jadilah memilih bikin sesuatu di dapur. Lihat kulkas mengenaskan nggak banyak bahan, lihat bahan di laci ternyata ada bihun jagung, alhamdulillah ada yang bisa dieksekusi untuk ngelatih masak. Akhirnya mutusin buat masak bihun goreng dengan bahan-bahan sederhana.

BIHUN GORENG

Bahan :
1 keping bihun jagung (bisa merek apa aja, bihun apa aja juga silahkan)
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
2 buah cabe rawit
4 buah cabe merah
1 butir telur
1 buah tomat
daun sop/daun seledri secukupnya

Cara memasak :

Untuk pertama rebus bihun jagung di air mendidih selama +/- 3 menit, ini aku punya dari 1 keping bihun jagung ya, jadinya lumayan bisa untuk 3-4 orang

Setelah itu cuci semua bahan lain yang disebutin di atas, ini bisa sesuai selera masing-masing mau lebih banyak atau sedikit, disesuaikan juga dengan banyaknya bihun yang dimasak

Setelah dicuci kemudian blender bahan-bahan kecuali telur, daun seledri dan tomat setengah diblender, setengah di potong-potong masukkan ke dalam bihun

Tumis bumbu yang telah dihaluskan, masukkan telur sambil diorak-arik bersama bumbu, masukkan garam, kecap manis dan kecap asin untuk rasa yang lebih gurih, kemudian masukkan bihun

Aduk-aduk, koreksi rasa dan tunggu hingga matang

TARRAAAA jadilah bihun goreng ala-ala si tukang makan yang (sebenernya) gak suka masak ini ^^ :p

+ rasa enak
+ nggak kering alias bihun matang

- bumbu harusnya ditumis lebih lama lagi
- daun sop/seledri terlalu sedikit